Fakultas Pertanian Universitas Jember terus mematangkan persiapan menghadapi asesmen lapang akreditasi Program Studi Ilmu Pertanian (Perkebunan) S3 yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2026. Salah satu tahapan kritis dalam rangkaian persiapan tersebut adalah kegiatan Simulasi Presentasi Asesmen Lapang yang diselenggarakan pada hari Rabu, 11 Maret 2026, bertempat di Ruang Sidang Lantai II Dekanat. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kesiapan tim presenter dalam menyampaikan paparan sesuai dengan masing-masing kriteria akreditasi, sekaligus menggali masukan dan catatan perbaikan dari para peserta yang hadir. Simulasi ini dihadiri oleh Tim Task Force Akreditasi, Tim GPM, serta sejumlah dosen dan tenaga kependidikan yang terlibat dalam proses persiapan.
Pada Kriteria Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi yang dipresentasikan oleh Bu Disty, secara umum materi dinilai telah lengkap dan tidak ditemukan masalah berarti. Namun terdapat beberapa catatan penting untuk memperkuat paparan, di antaranya perlunya menyiapkan laporan evaluasi dan tindak lanjut sebagai bukti ketercapaian visi misi, menambahkan penjelasan mengenai sistem pendidikan, penelitian, dan pengabdian beserta implementasinya dengan menonjolkan bukti konsistensi antara visi misi dan kegiatan akademik, melampirkan dokumen E-SKP dan SKP, serta memastikan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang baik mengenai visi misi dan profil lulusan karena hal ini sering menjadi pertanyaan asesor.
Untuk Kriteria Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama yang juga dipresentasikan oleh Bu Disty, masih ditemukan beberapa kekurangan terutama terkait kelengkapan dokumentasi Zona Integritas dan bukti bahwa pimpinan telah menjadi role model serta mampu menyelesaikan masalah tak terduga. Masukan yang diberikan meliputi perlunya menyusun survei kepuasan yang terintegrasi dengan Sister, mendokumentasikan tindak lanjut dari survei kepuasan dan temuan Audit Mutu Internal, menekankan bahwa seluruh proses telah berjalan secara tersistem, menyampaikan keunggulan sistem informasi yang dimiliki, memperbanyak mitra lokal yang relevan dengan analisis daya saing dan keunikan prodi, serta mempresisikan perbedaan prodi ini dengan program studi sejenis di perguruan tinggi lain.
Pada Kriteria Mahasiswa yang masih dipresentasikan oleh Bu Disty, isu utama yang disoroti adalah fluktuasi daya tampung dan animo pendaftar yang tidak stabil. Dokumen yang perlu disiapkan meliputi SK Daya Tampung dan SK Daya Saing, serta perlunya mengkonsultasikan lebih lanjut terkait kebijakan daya tampung. Selain itu, penting untuk menyebutkan berbagai jenis beasiswa yang diterima mahasiswa termasuk beasiswa dari alumni sebagai bagian dari dukungan terhadap keberlangsungan studi mahasiswa.
Untuk Kriteria Dosen yang juga disampaikan oleh Bu Disty, masukan utama adalah perlunya meningkatkan jumlah sitasi karya ilmiah dosen sebagai bagian dari reputasi akademik, serta selalu mengacu pada data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi terkait dosen home base guna memastikan konsistensi data yang disajikan.
Pada Kriteria Keuangan dan Sarana Prasarana yang dipresentasikan oleh Pak Erwin, dua hal menjadi perhatian utama yaitu kesiapan mahasiswa dalam menjawab pertanyaan terkait fasilitas di mana mereka harus mampu memberikan jawaban yang positif dan menunjukkan bahwa fasilitas yang tersedia benar-benar mumpuni, serta hasil survei kepuasan terhadap pelayanan keuangan dan fasilitas yang menunjukkan adanya responden yang menyatakan tidak puas dan sangat tidak puas sehingga perlu diantisipasi dengan penjelasan dan bukti tindak lanjut perbaikan.
Untuk Kriteria Pendidikan yang dipresentasikan oleh Bu Susan, tim perlu melengkapi seluruh perangkat pembelajaran yang dipersyaratkan, mendokumentasikan tindak lanjut dari laporan keterlibatan alumni, mahasiswa, stakeholder, dan tim pakar dalam pengembangan kurikulum, serta menjelaskan secara jelas perbedaan profil lulusan jika terdapat irisan dengan program studi lain guna menegaskan positioning prodi.
Pada Kriteria Penelitian dan Pengabdian yang dipresentasikan oleh Pak Gufron dan Pak Oria, catatan penting adalah perlunya memastikan bahwa artikel ilmiah hasil penelitian dan pengabdian melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari proses pembelajaran dengan persentase keterlibatan minimal 25 persen yang harus dipantau secara konsisten.
Terakhir untuk Kriteria Luaran dan Capaian Tridharma yang dipresentasikan oleh Bu Diah, tim diimbau untuk terus mengupayakan prestasi di tingkat internasional, menampilkan predikat finalis atau penghargaan persahabatan meskipun tidak masuk dalam penilaian utama, serta memastikan data masa studi mahasiswa disesuaikan dengan dokumen C3 agar konsisten dengan dokumen lainnya.
Kegiatan simulasi ini berjalan dengan lancar dan memberikan banyak masukan berharga bagi tim presenter. Seluruh catatan perbaikan akan segera ditindaklanjuti dalam rangka finalisasi materi presentasi dan dokumen pendukung. Dengan persiapan yang matang dan evaluasi berkelanjutan, Fakultas Pertanian Universitas Jember optimis dapat menghadapi asesmen lapang dengan hasil terbaik.