Fakultas Pertanian Universitas Jember kembali menggelar rapat koordinasi pada hari Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Ruang Sidang Lantai 2 Dekanat. Rapat ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, Tim GPM (Penjaminan Mutu), Tim UPM (Unit Penjaminan Mutu), serta para Koordinator Program Studi di lingkungan fakultas. Agenda utama rapat adalah melakukan klasterisasi terhadap Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi GPM, guna menyusun timeline kerja yang lebih terstruktur dan selaras dengan program strategis fakultas.
Dalam rapat ini, disepakati bahwa RBA Fakultas perlu dikelompokkan ke dalam empat klaster utama yang menjadi fokus kerja GPM selama satu periode. Klaster pertama adalah Pendidikan, yang mencakup evaluasi pembelajaran, monitoring kurikulum, dan persiapan akreditasi. Klaster kedua adalah Penelitian dan Pengabdian, yang meliputi monitoring dan evaluasi pelaksanaan penelitian, luaran, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Klaster ketiga adalah Tata Kelola dan Penjaminan Mutu, yang berfokus pada pelaksanaan audit mutu internal, tindak lanjut temuan, dan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Klaster keempat adalah Pengembangan Sumber Daya, yang mencakup pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan.
Berdasarkan klasterisasi tersebut, Tim GPM kemudian menyusun timeline kerja untuk tahun 2026. Pada bulan Maret hingga April, fokus kegiatan diarahkan pada evaluasi pembelajaran semester gasal dan penyelesaian laporan daya saing. Memasuki Mei hingga Juni, kegiatan bergeser pada monitoring pelaksanaan penelitian dan pengabdian serta persiapan dokumen akreditasi. Pada bulan Juli hingga Agustus, GPM akan berkonsentrasi pada pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) dan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Selanjutnya, bulan September hingga Oktober digunakan untuk evaluasi kurikulum dan penyiapan kelengkapan akreditasi LAM-PTIP. Akhir tahun, yakni November hingga Desember, diprioritaskan untuk penyusunan laporan tahunan GPM yang akan disampaikan dalam rapat senat fakultas.
Selain itu, rapat juga menegaskan pentingnya penjabaran setiap kegiatan ke dalam rencana aksi yang lebih rinci, mencakup output yang diharapkan, indikator capaian, serta penanggung jawab masing-masing. Tim GPM diminta untuk berkoordinasi secara intensif dengan Bagian Perencanaan dan Keuangan agar setiap kegiatan yang direncanakan selaras dengan alokasi anggaran yang tersedia dalam RBA. Dukungan data dan informasi dari Tim UPM juga menjadi kunci kelancaran pelaksanaan seluruh kegiatan.
Dengan tersusunnya timeline kerja ini, diharapkan GPM dapat menjalankan tugasnya secara lebih sistematis, terukur, dan tepat waktu, sehingga kontribusinya terhadap pencapaian target mutu dan indikator kinerja utama fakultas semakin optimal. Seluruh peserta rapat berkomitmen untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam merealisasikan rencana kerja yang telah disepakati.