Pada hari Rabu, 6 Mei 2026, telah dilaksanakan Rapat Perdana Persiapan Asesmen Lapang untuk program studi Ilmu Tanah. Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menyusun langkah-langkah strategis guna menyambut proses asesmen lapang yang akan datang. Dalam pembahasan awal, disepakati sejumlah hal mendasar yang perlu diperhatikan, mulai dari kelengkapan dokumen yang telah disubmit, perlunya melakukan crosscheck terhadap seluruh isi dokumen tersebut, hingga penyusunan jadwal persiapan yang terstruktur. Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya penentuan Penanggung Jawab (PIC) untuk setiap klaster kegiatan, mekanisme pendampingan oleh Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dalam mengawal Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) versi resmi, serta pemenuhan data di Matriks Manajemen Program (MMP) seperti pemutakhiran Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Tidak ketinggalan, dibahas pula rencana rekrutmen mahasiswa untuk membantu kelancaran kegiatan akreditasi, persiapan keterlibatan alumni, stakeholder, dan pengguna lulusan, serta pengisian tautan kontrol per kriteria. Sebagai bentuk kesiapan digital, website program studi Ilmu Tanah, khususnya bagian tracer study, dan survei kepuasan pengguna juga menjadi sorotan penting.
Terkait progres program studi, disampaikan bahwa dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) dan LKPS dinilai sudah sesuai dengan yang telah disubmit, namun tetap memerlukan peninjauan ulang secara mendalam untuk memastikan tidak ada celah kekurangan. Salah satu pertanyaan krusial yang mengemuka adalah apakah program studi Ilmu Tanah saat ini telah memenuhi persyaratan untuk meraih predikat Unggul, serta bagaimana teknis pelaksanaan pengumpulan data dari stakeholder dan pengguna lulusan agar representatif dan akurat.
Dalam sesi tambahan, rapat mengidentifikasi sejumlah langkah antisipatif, antara lain menyiapkan alumni yang relevan dengan profil lulusan untuk hadir pada saat asesmen, menyiapkan mahasiswa dengan kapasitas berbeda untuk mendukung kelancaran technical support, serta menempatkan mahasiswa siaga di laboratorium saat pelaksanaan asesmen lapang berlangsung guna mendemonstrasikan kesiapan fasilitas. Rapat juga mengingatkan perlunya kesiapsiagaan menghadapi kunjungan mendadak, evaluasi terhadap Dosen Tetap Program Studi (DTPS) mengingat banyak dosen yang masuk dalam pembagi rasio, serta optimalisasi publikasi prestasi dan kegiatan melalui website fakultas dengan tautan aktif ke profil lulusan. Selain itu, disepakati untuk menyusun buku saku sebagai panduan ringkas, serta mendata mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian.